8 Wewangian yang Tidak Disukai Tikus, Sudah Tau?

wewangian yang tidak disukai tikus

8 Wewangian yang Tidak Disukai Tikus – Tikus adalah hewan pengerat sekaligus hama yang oleh masyarakat dianggap sangat mengganggu dan menjijikkan. Selain muncul di got, hewan ini juga mendatangi rumah-rumah yang kotor dan dinggap sebagai tempat ideal untuk mencari makanan.

Tikus mempunyai ciri ekor panjang dan berwarna abu-abu, hitam, atau cokelat terang. Tikus jenis tersebut umumnya pintar memanjat dan melompat, sehingga relatif sulit untuk menangkapnya.

Biasanya, tikus rumah muncul dari lubang-lubang pembuangan, saluran air, dan juga berdiam di plafon rumah. Keberadaan hewan-hewan ini memang cukup mengganggu karena sifatnya yang suka mengerat dan menyebabkan kabel, kain, atau bahan lainnya rusak akibat digigiti tikus.

Dan dari itulah banyak orang yang lebih memilih mengusir tikus dengan menggunakan jasa pest control surabaya dari fumida. Sebenarnya tidak hanya khusus daerah surabaya saja, namun fumida juga tersedia di beberapa kota besar seperti jakarta dan lainnya.

Tak sedikit orang yang melakukan berbagai cara untuk mengusir tikus. Namun, ada beberapa jenis wewangian yang sebenarnya ampuh untuk mengusir hama tersebut karena tidak disukainya, seperti jenis wewangian di bawah ini:

1. Kopi Bubuk

Salah satu wewangian yang tidak disukai tikus yaitu kopi. Bungkuslah segenggam kopi menggunakan kain kasa. Setelah itu, letakkan bubuk kopi tersebut pada area atau sudut yang sering dilalui tikus.

2. Minyak Peppermint

Aroma peppermint juga tidak disukai oleh tikus. Anda dapat meneteskan 20 hingga 30 tetes minyak peppermint pada bola kapas. Kemudian, letakkan kapas tersebut pada sudut ruangan dekat lubang pembuangan.

Anda juga dapat menggunakan daun mint atau pun pasta gigi mint sebagai pengganti peppermint. Apabila aroma mint-nya telah hilang, Anda perlu mengganti kapasnya.

3. Cengkih

Cengkih memiliki aroma yang cukup menyengat dan dapat bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Letakkan cengkeh pada tempat-tempat yang sering dilalui tikus.

4. Kapur Barus

Kapur barus juga dikenal ampuh dalam mengusir tikus. Anda bisa menghancurkan beberapa batang kapur barus dan menaburkannya pada area yang sering didatangi tikus.

Akan tetapi, pastikan kapur barus ini jauh dari jangkauan anak-anak atau pun hewan peliharaan. Sebab, kapur barus mengandung senyawa yang berbahaya.

5. Cuka

Cuka termasuk bahan alami yang mengeluarkan wewangian yang tidak disukai tikus. Bahan ini mudah didapat dan harganya relatif murah.

Siapkan bola kapas yang sudah dibasahi dengan cuka. Kemudian, letakkan bola kapas tersebut pada jalan keluar-masuk tikus yang terdapat di dalam rumah Anda.

6. Minyak Serimpi

Parfum cap Serimpi atau yang dikenal dengan “minyak wangi mayat” ini ternyata kerap digunakan petani untuk mengusir tikus. Bau menyengat dari minyak ini ternyata dibenci hama tersebut.

Petani biasanya mencampur minyak Serimpi dengan pewangi pakaian dan menyemprotkannya ke batang padi. Anda juga bisa melakukan hal yang sama untuk mengusir tikus-tikus yang ada di rumah Anda.

7. Daun Salam

Daun salam juga bisa dimanfaatkan untuk mengusir tikus. Bumbu masak ini memiliki aroma segar yang dapat mengusir tikus. Caranya adalah dengan meletakkan beberapa lembar daun salam pada tempat-tempat yang dilalui tikus. Jangan lupa mengganti daun salam setiap 2 hingga 3 hari sekali.

8. Durian

Apabila Anda termasuk penggemar durian, Anda dapat menyisihkan bijinya untuk mengusir tikus. Cukup letakkan biji durian pada lubang-lubang atau jalur yang dilalui tikus.

Selain memanfaatkan aroma wewangian di atas, Anda juga dapat menanam berbagai jenis tanaman berduri di pekarangan atau halaman rumah Anda untuk mencegah tikus masuk.

Dan hal terpenting adalah pastikan kondisi dalam dan luar rumah Anda selalu bersih agar tikus tidak berusaha masuk ke dalam rumah dan mengganggu ketenangan Anda dan keluarga.

Itulah beberapa jenis wewangian yang tidak disukai tikus. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *